Aplonia Besi, S. Pd, CGP SMAN Kualin sedang menjawab pertanyaan pengunjung. 


Pendidikan Guru Penggerak angkatan 9 di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), memasuki fase akhir yang ditandai dengan kegiatan festival panen hasil belajar para Calon Guru Penggerak (CGP). 


Kegiatan panen hasil belajar berlangsung selama dua hari, yang diawali dengan Lokakarya 7 pada Jumat, 26/4/2024, dilanjutkan pameran produk-produk pembelajaran hasil kreatifitas para CGP pada Sabtu, 27/4/2024 bertempat di Aula SMAN 1 Soe. 

Produk VCO dari SMAN Kuanfatu

Pendidikan guru penggerak berlangsung selama 6 bulan melalui kegiatan workshop tatap muka dan pendampingan individu di sekolah. CGP angkatan 9 kabupaten TTS terdiri dari 47 guru dan melibatkan 8 pengajar praktik. 


Beberapa produk pembelajaran yang menarik antara lain tepung olahan dari Pohon Gewang yang dibuat siswa SMAN Kualin, Virgin Coconut Oil (VCO) yang dibuat para pelajar SMAN Kuanfatu, olahan Kripik Pisang dari SMAN Tobu, serta Kacang-Kacangan dari SDN Salbait. 

Aneka kerajinan tangan dari bahan Batok Kelapa dan Bambu. 

Tampak festival panen hasil belajar dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi NTT Dr. Wirman Kasmayadi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kabupaten Timor Tengah Selatan,  Musa S. Benu, S.H, para pengawas sekolah, para kepala sekolah jenjang TK/PAUD hingga SMA/SMK.


Sebagai informasi, saat ini Pendidikan Guru Penggerak yang masih dalam proses belajar adalah angkatan 10,  sedangkan angkatan 11 sedang dalam proses rekrutmen. 






Post a Comment